Pemda Kepri Belum Diberitahu Latihan Militer RI-Singapura
Selasa, 22 Mei 2007 14:42 WIB
Pekanbaru - Wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menjadi tempat lahitan militer antara RI dan Singapura. Tapi pemerintah daerah merasa belum pernah diberitahu secara resmi."Pemberitahuan secara resmi belum pernah kita terima. Kita hanya tahu dari pemberitaan media massa. Sampai saat ini kita belum pernah menerima surat pemberitahuan dari pemerintah pusat," kata Wakil Ketua DPRD Kepri, J Nadeak, SH dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (22/5/2007). Menurut dia, sebelum latihan militer ini dilaksanakan, mestinya surat pemberitahun perlu segera disampaikan ke Pemprov Kepri. Hal itu dimungkinkan, agar pemerintah daerah bersama legislatif dapat segara melakukan sosialisasi kepada masyarakat."Sekarang bagaimana kita mau melaksanakan sosialisasi ke masyarakat kalau kita sendiri belum tahu pasti di lokasi mana akan diadakan latihan militer itu. Sosialisasi ini perlu kita laksanakan kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat yang hidup sebagai nelayan," terang Nadeak. Sebab, bila latihan militer nantinya berada di zona kelautan Kepri, maka masyarakat nelayan harus mengetahui jadwal latihan yang dimaksud. Dengan demikian, ketika tengah dilakukan latihan milter para nelayan tidak berada di jalur yang berbahaya.Pada prinsipnya, kata Nadeak, pihaknya mendukung sepenuhnya adanya kerja sama militer antara pemerintah Indonesia dengan Singapura. Bila memang pemerintah pusat menilai latihan militer bersama nantinya berguna untuk ketahanan negara, pihaknya juga mendukung langkah tersebut."Pada prinsipnya jika latihan miluter dipandang perlu bagi negara, kami siap mendukungnya. Kendati demikian, kami selaku pemerintah daerah juga perlu diberitahu zona-zona mana yang nantinya akan dijadikan tempat latihan militer itu. Sejuah ini kita belum tahu pasti dimana lokasi latihan militer itu," kata Nadeak.
(cha/asy)











































