Meski Dilanda Perang, PM Libanon Tetap Kunjungi RI
Selasa, 22 Mei 2007 13:14 WIB
Jakarta - Kunjungan Perdana Menteri (PM) Libanon Fuad Siniora ke Indonesia tidak akan tertunda, meskipun negara itu tengah berkecamuk perang saudara. Rencananya Siniora akan berkunjung ke Indonesia pada 24-25 Mei 2007."Tentunya kita masih menunggu, kalau kemungkinan ada perubahan. Namun sejauh ini, rancananya itu sudah disepakati," kata Menlu Hassan Wirajuda usai membuka Program Bea Siswa Seni Budaya 2007 di Gedung Pancasila, Departemen Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2007).Pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan PM Siniora akan membahas soal peningkatan hubungan bilateral. Selain itu, pemerintah mendengarkan langsung perkembangan pemulihan kondisi Libanon saat itu."Yang pasti sebagai negara yang menghormati kedaulatan Libanon kita tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Libanon. Masalah Libanon cukup kompleks dengan adanya perang saudara," kata Hassan.Menurut Hassan, ada gagasan membentuk Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan konflik di Libanon. Namun gagasan itu belum diterima oleh berbagai kelompok di Libanon. "Masalah ini masih akan dibahas di Dewan Keamanan PBB, karena itu sedikit banyak bagi anggota PBB ikut berperan dalam mengambil keputusan," tukasnya.
(mar/asy)











































