Polisi Tembak Polisi Terulang Lagi Bikin Malu Korps
Selasa, 22 Mei 2007 12:16 WIB
Jakarta - Terulangnya lagi peristiwa polisi menembak polisi dianggap kian mencoreng-moreng wajah korps Polri. Kapolri Jenderal Pol Sutanto diminta segera mengambil tindakan.Insiden kali ini dilakukan mantan Kasatlantas Polres Merauke AKP Rony Pasaribu terhadap anggota Lantas Polres Merauke Briptu Hidayat.Kapolri diminta cepat mengusut kejadian memalukan ini, serta melakukan perubahan sistematik di bidang manajemen dan perizinan senjata."Kejadian ini seringkali berulang. Kita sangat menyayangkan. Kapolri harus menindak tegas pelaku dan membuat kebijakan-kebijakan strategis agar tidak terjadi lagi," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2007).Menurut Aziz, insiden penembakan sesama polisi menunjukkan masih buruknya sistem manajemen di tubuh Polri. Karena itu harus ada reformasi secara menyeluruh di bidang manajemen."Ini menunjukkan masih ada kesalahan manajemen. Ada sistem yang tidak berjalan. Karena itu harus ada perbaikan," tegas politisi FPG itu.Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi III dari FPKB Bahrudin Nasori. "Ini jangan dibiarkan," kata dia.AKP Rony Pasaribu yang merupakan perwira pertama mantan Kasatlantas Polres Merauke menembak mati anggota Lantas Polres Merauke Briptu Hidayat di Hotel Asmat, Merauke, Papua, pada Selasa 22 Mei 2007 pukul 08.45 WIT. AKP Rony kemudian bunuh diri. Kedua anggota Polri tersebut meninggal dunia. Kasusnya ditangani Polres Merauke dan Polda Papua.
(umi/sss)











































