Pajak Progresif Mobil Tua & CC Besar Tak Tuntaskan Masalah Polusi

Pajak Progresif Mobil Tua & CC Besar Tak Tuntaskan Masalah Polusi

- detikNews
Selasa, 22 Mei 2007 11:01 WIB
Jakarta - Rencana pengenaan pajak progresif pada kendaraan tua dan ber-CC besar untuk mengurangi polusi besar dinilai belum menyentuh akar persoalan transportasi. Pemerintah harus memperbaiki dulu sistem transportasi massal."Wacana pajak progresif itu belum menyentuh persoalan. Perbaiki dulu sistem transportasi massalnya," ujar Direktur WALHI Jakarta Slamet Daryoni pada detikcom, Selasa (22/5/2007).Menurut Slamet, transportasi massal di Indonesia masih tidak manusiawi dan tidak nyaman sehingga membuat masyarakat Indonesia tidak percaya dan enggan meninggalkan kendaraan pribadi.Slamet mencontohkan, busway sebagai sistem transportasi massal membawa kontribusi positif, namun sikap pemerintah tidak konsisten. Terutama sebagian besar armada busway masih menggunakan bahan bakar minyak. Padahal janjinya menggunakan bahan bakar gas.Slamet berpendapat, pengenaan pajak progresif pada kendaraan tua dan ber-cc besar kurang signifikan mengingat prosentasenya sedikit. Pemerintah sebaiknya mengeluarkan kebijakan pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor."Berapa sih jumlah kendaraan tua dibanding kendaraan buatan tahun 1990-2007 yang menimbulkan polusi? Demikian juga kendaraan ber-CC besar," imbuh Slamet.Mengenai pernyataan Menhub Jusman Syafii Djamal yakni ada pemberian insentif bagi masyarakat agar bisa menukarkan kendaraan lama dengan kendaraan baru yang lebih hemat bahan bakar, Slamet mengatakan hal itu tidak menyelesaikan masalah mengurangi kemacetan dan polusi udara. (nik/asy)


Berita Terkait