Menhan: Jangan Terlalu Khawatir dengan DCA
Senin, 21 Mei 2007 19:42 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono meminta semua kalangan tidak terlalu khawatir dengan perjanjian Defence Cooperation Agreement (DCA) dan Military Training Area (MTA) dengan Singapura. Kerjasama dan latihan milter kedua negara dipastikan tidak akan merugikan Indonesia dan merusak lingkungan."Jangan khawatir, percayakan kepada saya dan Panglima. Kita akan melaksanakan implementasinya dengan cermat dan memperhatikan kepentingan nasional secara luas dan saling menguntungkan, perjanjian DCA itu juga menguntungkan kita," kata Juwono Sudarsono usai mengikuti Rakornas DPP Partai Golkar tentang Pemantapan Ketahanan Nasional dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Hotel The Sultan, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2007).Hal itu diutarakan Juwono guna menepis anggapan sejumlah LSM yang menyakatan perjanjian pertahanan kedua negara, khusus latihan militer bersama antara TNI dan Singapore Army Force (SAF) di wilayah pulau-pulau kecil Indonesia akan merusak lingkungan hidup. Bahkan, sejumlah kalangan DPR meminta agar pemerintah melakukan negosiasi ulang DCA yang dinilai lebih menguntungkan pihak Singapura.Penandatangan DCA dan Implementating Arrangement (IA) dengan Singapura yang akhirnya menuai pro kontra ini, karena pemerintah kurang melakukan sosialisasi sebelumnya kepada masyarakat. Juwono mengakui hal itu belum bisa dilakukan, karena ada beberapa pasal yang harus disempurnakan terlebih dahulu. "Beberapa pasal masih dirapikan, terutama pada tingkat implementasi antara per angkatan, jadi sabarlah. Nanti kita akan sosialisasikan implementasi perjanjian tersebut," jelas Juwono.Juwono juga menambahkan, persoalan DCA dan IA ini akan dijelaskannya dalam dengar pendapat dengan Komisi I DPR pada 28 Mei 2007 mendatang. Hanya saja, Juwono belum bisa memastikan apakah draft perjanjian yang lebih detail per angkatan itu akan dibagikan kepada anggota dewan.
(zal/mar)











































