5 Provokator Demo Soeharto Ditangkap di Istana
Senin, 21 Mei 2007 15:03 WIB
Jakarta - Setelah menyerukan "Ayo lawan polisi", 5 pemuda ditangkap karena diduga sebagai provokator saat bentrokan aparat dan pendemo Forkot di Istana Merdeka.5 Orang itu diketahui bernama Riki, John, Ubay, Irsan, dan Niam."Ayo lawan saja polisi, lawan saja polisi," teriak pemuda berambut gondrong yang mengenakan kaos warna merah di dalam kerumunan massa Forkot di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (21/5/2007) sekitar pukul 14.20 WIB.Tidak lama kemudian, pemuda itu langsung disergap 4 aparat berpakaian preman. "Mau dibawa ke mana saya Pak, mau dibawa ke mana saya," kata pemuda itu sambil terus berontak. Wajahnya tampak lebam kebiru-biruan.Selang beberapa menit, satu pemuda berkemeja putih juga diciduk. Pemuda itu tidak melawan saat digiring aparat.Perhatian pendemo sempat tersedot saat aparat mengamankan para provokator. Namun pendemo tetap melanjutkan orasinya."Inilah bukti bahwa negara tidak berpihak kepada rakyat. Kita di sini baik-baik menyuarakan aspirasi, tetapi kenapa aparat bertindak represif," kata seorang orator.Tidak hanya itu, aparat selanjutnya merampas atribut-atribut milik pendemo seperti pamflet, dan 5 nisan dari kayu. Atribut itu langsung dibuang ke tempat sampah."Mengapa atribut kita dirampas, padahal kita tidak melakukan perbuatan anarkis," kata seorang pendemo.Pada pukul 14.25 WIB, 50-an mahasiswa antara lain dari FAM UI, LMND, dan FISIP Unas tiba di Istana Merdeka. Massa sempat terlibat aksi dorong mendorong sebelum menginjakkan kaki di depan Istana Merdeka. Hingga pukul 15.00 WIB, massa tengah antre giliran berorasi.
(aan/sss)











































