Eksekusi Tanah Meruya Selatan Batal, Pesta Taman Digelar
Senin, 21 Mei 2007 14:29 WIB
Jakarta -
Di bawah tenda biru itu dihidangkan menu makan siang yang sederhana namun sedap. Ada nasi putih, sayur asem, kerupuk, sambal, serta tempe dan tahu. Itulah jamuan makan siang acara pesta taman warga.Pesta taman itu digelar warga RW 9 Kompleks Unilever, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Senin (21/5/2007). Taman itu berada di RT 1 RW 9, dekat SlTP Islam Al Azhar, Kembangan, Jakarta Barat.Meski tanpa kursi, sekitar 60 warga makan siang dengan lahap. Beberapa orang makan sambil berdiri, namun ada pula yang jongkok sambil mengobrol.Iringan musik keyboard dan lagu-lagu didendangkan bersama-sama, menambah meriah suasana. Beberapa ibu tampak asyik berjoget.Menurut Wakil Ketua RW 9, Zainal Abidin (68), sebenarnya makanan itu diperuntukkan bagi warga yang memblokir jalan. Tapi berhubung blokade tidak akan dilakukan lagi, akhirnya dijadikan acara makan bersama."Daripada mubazir bahan makanannya, kita buat makan bersama di sini. Tenda ini juga semula diperuntukkan bagi dapur umum," kata Zainal.Acara itu murni swadaya masyarakt. Alat musik dan sound system adalah milik warga sekitar yang biasa bekerja di pub."Ini sekalian jadi ajang syukuran. Kita mulai pesta pukul 13.00 WIB, ya selesainya sampai makanan habis," lanjut Zainal.Soal bendera setengah tiang yang sejak beberapa waktu lalu dikibarkan, menurut pria beruban ini, akan segera diturunkan. Sebab, dengan batalnya eksekusi tanah pada 21 Mei, maka perjuangan dianggap berhasil.Namun terkait bendera kuning yang melambangkan matinya hukum, warga memilih membiarkannya tetap berkibar."Nanti juga kena hujan lama-lama hancur sendiri," tukas Zainal.
(nvt/sss)










































