Malaysia Hadapi Dilema Kondom
Senin, 21 Mei 2007 14:02 WIB
Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia tengah dihadapkan pada dilema mengenai kampanye kondom. Kementerian Kesehatan Malaysia tidak bisa secara terbuka mengampanyekan kondom untuk mencegah HIV/AIDS.Alasannya, pemerintah Malaysia mengkhawatirkan timbulnya persepsi bahwa pihaknya mendukung seks bebas di negara muslim itu. Padahal kasus HIV/AIDS terus meningkat di Malaysia.Pemerintah Malaysia paham benar bahwa pemakaian kondom bisa mencegah penularan virus HIV. Namun pemerintah tidak bisa terang-terangan mendukung pemakaian kondom itu.Demikian disampaikan Wakil Ketua Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Malaysia, Jalal Halil Khalil."Kami sadar bahwa kami negara Islam, dan kami harus melakukan semua hal dengan hati-hati," kata Jalal kepada harian Malaysia, New Straits Times, Senin (21/5/2007).Dari sekitar 75 ribu orang yang terkena HIV/AIDS di Malaysia yang berpenduduk hampir 27 juta jiwa, sekitar tiga perempatnya merupakan pemakai narkoba. Namun penularan heteroseksual juga meningkat belakangan ini.
(ita/sss)











































