Pendukung Bupati Amping Situru Potong Kerbau di Kejati Sulsel

Pendukung Bupati Amping Situru Potong Kerbau di Kejati Sulsel

- detikNews
Senin, 21 Mei 2007 13:42 WIB
Makassar - Unjuk rasa warga Tanatoraja yang memprotes penahanan Bupati Amping Situru semakin panas. Mereka bahkan menggelar upacara Ma'badong dengan memotong seekor kerbau di depan kantor Kejati Sulsel.Upacara Ma'badong dilakukan warga Tanatoraja sebagai pelambang duka yang teramat sangat. Acara ini biasa digelar jika ada, atau memperingati, anggota keluarga yang meninggal dunia.Sebelum menggelar upacara Ma'badong, para pendukung Amping Situru berusaha masuk ke dalam kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (21/5/2007). Namun niatan tersebut gagal karena pintu gerbang Kejati Sulsel ditutup rapat.Akhirnya massa menggelar upacara Ma'badong di depan pintu gerbang Kejati Sulsel. Suasana sempat sedikit panas, saat warga tidak bisa mengambil parang yang sebelumnya dititipkan ke polisi. Namun tidak lama kemudian, warga berhasil mendapatkan parang pengganti.Sekitar pukul 12.00 Wita, seekor kerbau pun disembelih diiringi lagu Ma'badong. Darah kerbau tersebut membanjiri jalanan di depan kantor Kejati Sulsel."Ini lambang kedukaan warga Tanatoraja karena bupatinya ditahan. Tapi ini juga untuk mengingatkan Kajati Sulsel Marsudi Ridwan," ujar seorang demonstran.Usai melakukan upacara Ma'badong, massa pendukung Amping kemudian bergerak ke PN Makassar. Kerbau yang sudah dipotong ditinggalkan begitu saja teronggok di depan kantor Kejati Sulsel. (djo/umi)


Berita Terkait