PKS Depok Dapat SMS Provokatif Sebelum Dilempar Molotov
Senin, 21 Mei 2007 13:11 WIB
Jakarta - Kantor DPD PKS Depok dilempar bom molotov. Meski tidak pernah mendapat ancaman, namun PKS Depok mengaku pernah mendapat SMS provokatif. Apa isinya?"Ada SMS yang isinya kira-kira begini, PKS itu manusia-manusia yang haus seks, kedudukan, harta, dan gila perempuan. Mereka manusia biasa bukan nabi," ujar Ketua DPD PKS Depok Prihandoko menyebut isi SMS tersebut.Hal itu disampaikan Prihandoko saat dihubungi detikcom, Senin (21/5/2007).SMS itu, lanjut Prihandoko, diterima sekitar tanggal 17-18 Mei 2007. Sebab pada saat itu DPD PKS Depok memang membuka layanan SMS terkait penerimaan anggota baru."Kami nggak tahu itu ada hubungannya atau tidak. Tapi ngapain iseng melempar bom ataupun mengirim SMS seperti itu," keluh dia.Prihandoko sangat menyesalkan tindakan berisi teror yang meresahkan itu. Dia meminta, bila ada perbedaan sebaiknya didiskusikan dengan cara baik-baik."Kami sudah melapor ke Polres Depok agar segera mengusut kasus dan mencari pelaku. Kami tidak ingin ada tebaran teror dan terjadi lagi kasus serupa," tambahnya.Polres Depok kini tengah memeriksa dua pegawai DPD PKS Depok yang mengetahui kasus pelemparan bom molotov yang terjadi pada Senin 21 Mei 2007 dini hari.
(nvt/sss)











































