Kuasa Hukum Anak Juhri Diancam Akan Dimutilasi
Senin, 21 Mei 2007 12:22 WIB
Jakarta - Tidak hanya anak Haji Juhri, Mahmud S, yang kebanjiran teror melalui SMS. Kuasa hukum Mahmud, Djunaidi, juga diancam akan dimutilasi alias dipotong-potong tubuhnya. Hiii...!!!SMS yang berisi ancaman itu singgah di handphone milik Djunaidi sejak Minggu 20 Mei pukul 22.00 WIB. SMS dikirim oleh orang tidak dikenal dari handphone bernomor 0859.2181.3xxx."Pak Djunaidi juga diancam lewat 4 SMS. Isinya lebih serem, ada soal mutilasi segala. Selebihnya sama dengan teror SMS yang saya terima seperti akan diculik, disetrum dan digebukin," kata Mahmud.Hal ini disampaikan Mahmud di rumahnya, Jalan H Juhri nomor 1, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Senin (21/5/2007).Menurut dia, SMS yang diterima Djunaidi dikirim dari nomor handphone yang sama seperti SMS yang diterimanya."Sekarang sudah diadukan langsung ke Polda Metro Jaya pagi tadi. Kami melaporkan perbuatan tidak menyenangkan pasal 335 KUHP," ujar Mahmud.Mahmud sebelumnya mengaku diteror via SMS akan dibunuh. Rumah putra broker tanah Meruya Selatan ini kini dijaga sekitar 20 anggota Pemuda Pancasila.
(aan/sss)











































