GP Ansor Dukung Interpelasi DPR Soal Nuklir Iran
Minggu, 20 Mei 2007 21:07 WIB
Jakarta - Interpelasi yang diajukan DPR terhadap sikap pemerintah yang mendukung resolusi 1747 DK PBB terhadap Iran sudah bergulir. Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyatakan langkah ini dianggap tepat untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat."Untuk soal Iran, Ansor berharap Presiden SBY bisa hadir langsung dan dapat memberikan penjelasan kepada DPR. Sehingga masyarakat tahu kenapa Indonesia mendukung resolusi itu," Kata Ketua Umum PP GP Ansor Saifullah Yusuf.Hal ini disampaikan dia dalam acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-73 GP Ansor di Sekretariat GP Ansor Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (21/5/2007). Hadir dalam acara ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Taufiq Kiemas, Sekjen PDIP Pramono Anung, mantan Rektor UIN Azyumardi Azra dan Menneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali.Ansor, menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul ini, menilai tindakan pemerintah yang mendukung resolusi itu merugikan Iran dan juga melukai perasaan umat Islam sedunia. "Sehingga penjelasan langsung presiden memang sangat diperlukan," imbuhnya.Mengenai reshuffle, Saifullah yang tergusur dari jabatannya sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal menjelaskan, jika GP Ansor telah menerima dan memaklumi keputusan Presiden SBY."Itu tidak perlu dipersoalkan lagi. yang penting bagaimana pemerintahan dalam komposisi sekarang dapat mempercepat pembangunan," pungkas keponakan Gus Dur itu.
(bal/bal)











































