PKS Juga Bantah Terima Dana DKP
Minggu, 20 Mei 2007 14:31 WIB
Surabaya - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga membantah menerima dana dari Depertemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Dana yang diterima PKS sifatnya hanya pinjaman dan bantuan Hari Raya Idul Adha."Secara institusi PKS tidak terlibat," kata Ketua DPP PKS Bidang Ekuintek DR Shohibul Iman usai menghadiri Peringatan Milad PKS di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Minggu (20/5/2007).Menurut Sohibul, dana DKP yang diterima bersifat pribadi. Ia menambahkan ada semacam kedekatan pertemanan dan kebetulan itu adalah kader PKS. Shohibul mengatakan Rohmin Dahuri dan sekretarisnya sangat detail mencatat kemana dana DKP diberikan.Shohibul menjelaskan dan DKP yang diterima oleh kader PKS sifatnya uang bantuan Idul Adha dan bersifat pinjaman. Ketika dipinjam oleh kader PKS, dana itu dicatat oleh pihak DKP. Namun ketika dikembalikan tidak dicatat. Kader PKS tersebut mempunyai bukti kwitansi mengenai pengembalian pinjaman tersebut."Untuk Idul Qurban tidak dikembalikan, sedangkan yang sifatnya pinjaman sudah dikembalikan. Kalau ada yang bertanya, akan kita tunjukan bukti kwitansinya," tandasnya.Ketika disinggung apakah dana DKP tersebut sudah dikembalikan, Shohibul menegaskan, dana pinjaman sudah dikembalikan. Shohibul tidak menyebutkan berapa jumlah dana yang dipinjam kader PKS. Shohibul hanya mengatakan jumlahnya sangat kecil"Ini bukan konteks dikembalikan atau tidak. Artinya ini sifat pribadi," tegasnya.Sejumlah parpol, termasuk PKS, serta ormas diisukan telah menerima dana nonbujuter DKP. Kabarnya pula, dana DKP yang diterima PKS sebesar Rp 200 juta.
(gik/djo)











































