Hungaria Ajak Kerjasama Indonesia Tangani Flu Burung
Sabtu, 19 Mei 2007 23:14 WIB
Budapest - Tawaran kerjasama untuk mengatasi flu burung di Indonesia datang dari Hungaria. Negara itu mengajukan diri untuk menjalin kerjasama membantu memberantas virus mematikan itu."Langkah pertama adalah agar Hungaria dapat memperoleh wild virus Indonesia untuk diteliti di Hongaria," kata Wakil Menteri Ekonomi dan Transportasi Hungaria Abel Garamhegyi dalam siaran pers Kedubes Indonesia di Hungaria yang diterima detikcom, Sabtu (19/5/2007).Abel Garamhegyi pun menyampaikan tawaran pemerintah Hungaria untuk menjalin kerjasama dengan Indonesia dalam memproduksi vaksin flu burung mengingat keberhasilan Hungaria yang telah diakui WHO membuat vaksin itu.Pola kerjasama yang ditawarkan pihak Hungaria terdiri dari 3 pilihan yaitu alih teknologi, kedua memproduksi vaksin di Hungaria untuk keperluan Indonesia, dan ketiga memproduksi vaksin di Indonesia dengan teknologi tinggi Hungaria. Dalam kaitan alih teknologi ini diindikasikan pula kemungkinan peran dari Eximbank Hongaria.Seperti diketahui Hongaria juga pernah menghadapi ancaman flu burung dan berhasil membasminya dengan vaksin yang diproduksi sendiri. Dan perusahaan Omninvest di Hungaria adalah perusahaan yang khusus memproduksi vaksin dimaksud.Dalam kesempatan itu pula, untuk rangka meningkatkan hubungan baik Indonesia- Hungaria, delegasi GKSB DPR yang dipimpin Alvin Lie melakukan kunjungan persahabatan ke Budapest dan mengadakan serangkaian pertemuan dan pembicaraan dengan mitra kerja mereka di parlemen Hongaria.Dengan pihak-pihak parlemen Hongaria dibahas mengenai upaya memberikan dorongan kuat bagi kedua pemerintah negara untuk dapat mengambil langkah-langkah nyata dalam mengisi hubungan bilateral antar kedua negara.Dalam kunjungan ke Budapest rombongan GKSB DPR pada 18 Mei 2007 telah berkesempatan meninjau perusahaan Omninvest dipinggiran Kota Budapest yang memproduksi vaksin flu burung. Pada briefing di depan Duta Besar Indonesia untuk Hungaria Mangasi Sihombing dan rombongan GKSB, Presiden Direktur Omninvest Ferenc Zimonyi menjelaskan misi dan kegiatan perusahaannya termasuk kapasitas produksinya.
(ndr/)











































