Akhir 2009, 900 Ribu Honorer Direncanakan Jadi PNS
Sabtu, 19 Mei 2007 19:00 WIB
Semarang -
Pemerintah berencana mengangkat sekitar 900 ribu pegawai honorer di seluruh Indonesia menjadi pegawai negeri sipil (PNS) hingga tahun 2009. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufiq Effendi, menyatakan, pengangkatan itu berbasis data di Kementerian PAN. Para pegawai termasuk guru sekolah swasta. "Mereka yang di kemudian hari menjadi pegawai honorer di daerah dan datanya belum masuk database Kementerian PAN, belum akan diangkat menjadi PNS," kata dia di Masjid Agung Jawa Tengah, Jalah Gajah Raya Semarang, Sabtu (19/5/2007). Taufiq mengharapkan, pemerintah daerah tidak berlomba-lomba merekrut pegawai honorer baru, karena di beberapa daerah ada kecenderungan kelebihan pegawai. "Surabaya memiliki pegawai sekitar 25.000 orang, padahal kebutuhannya sebenarnya tidak sebanyak itu," kata dia mencontohkan. Di masa mendatang, lanjut Taufiq, perekrutan pegawai diserahkan kepada instansi bersangkutan. Model ini diharapkan lebih baik, karena instansi tersebut lebih mengetahui seluk beluk kebutuhan riil pegawainya. Taufiq mencontohkan, belum lama ini Deplu melakukan seleksi pegawai baru yang akan diplot menjadi calon diplomat. "Ada 14 ribu pelamar, namun hanya 100 orang, karena kebutuhan mereka memang sejumlah itu," imbuhnya. Contoh lain, kata Taufiq, Depkum HAM membutuhkan sipir. Kementerian PAN menyerahkan sepenuhnya proses seleksi kepada departemen ini dan akhirnya didapatkan pegawai dengan kualifikasi dan jumlah sesuai kebutuhan. "Daerah lain kami harapkan menempuh cara seperti ini. Penerimaan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dan kompetensi calon yang akan direkrut menjadi pegawai," demikian Taufiq Effendi.
(try/asy)










































