Pemilihan Rektor Didemo, Kaca Kampus ITM Pecah

- detikNews
Sabtu, 19 Mei 2007 15:29 WIB
Medan - Kekerasan di kampus kembali terjadi di Medan. Beberapa kaca di kampus Institut Teknologi Medan (ITM) di Gedung Arca, Medan, pecah berantakan. Pengrusakan ini terjadi ketika sekitar 100 mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menentang pemilihan rektor. Para mahasiswa ITM ini mendatangi kampus sejak pagi, Sabtu (19/5/2007). Mereka menuntut agar mahasiswa dilibatkan dalam pemilihan rektor yang saat itu digelar. Bila mahasiswa tidak dilibatkan, mahasiswa menganggap pemilihan rektor tidak sah. Ada tiga calon rektor ITM yang bertarung menggantikan Zulkifli Mohtar. Ketiga kandidat ini adalah Mahrizal Masri, Yusbar, dan Basri Syarif. Entah aturan apa yang dipegang mahasiswa mengenai pemilihan rektor ini. Yang jelas, mereka meminta agar mereka dilibatkan dalam pemilihan rektor. Mereka juga meminta digelar dialog terbuka antara 3 calon rektor dengan para mahasiswa. Rio, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil ITM yang juga menjadi koordinator aksi kecewa karena pihak ITM tidak mengindahkan aspirasinya. "Tadi siang sewaktu rapat senat pemilihan rektor, kami mengajukan lagi ini, tapi tidak digubris. Karena itu, kami demo lagi," ujar dia. Dalam aksi di depan Kampus ITM ini, para mahasiswa membakar ban, sehingga asap hitam membumbung. Para mahasiswa juga melakukan aksi grafiti, menulis di dinding-dinding kampus. Salah satu tulisan grafiti itu adalah 'Libatkan mahasiswa dalam pemilihan Rektor ITM. Hak kami telah dikekang," ujar dia. Sekitar pukul 14.00 WIB, aksi demo itu mencapai klimaksnya. Gara-gara aspirasi mereka tak digubris oleh pihak ITM, sebagian mahasiswa memecahkan dinding jendela dan kaca majalah dinding. Menurut Rio, sampai sekarang, pihaknya tidak tahu siapa rektor yang terpilih. Rapat pemilihan rektor ITM yang digelar di ruang rapar rektorat itu sudah berakhir pukul 14.00 WIB.

(asy/nvt)