Agung: Indikasi Dana Asing di Pilpres 2004 Tak Perlu Diperiksa
Sabtu, 19 Mei 2007 14:39 WIB
Jakarta - Mantan Ketua MPR Amien Rais meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap indikasi dana asing di Pilpres 2004. Namun usulan ini ditanggapi dingin Ketua DPR Agung Laksono."Sebaiknya kita bicara ke depan, karena seharusnya ini menjadi perhatian di masa lalu. Jangan sampai ini menimbulkan distorsi keabsahan terhadap yang sudah diputuskan pada masa lalu di pemerintahan sekarang," ujar Agung.Hal itu disampaikan dia usai memberikan sambutan dalam Rapimnas I Dewan Pimpinan Pusat Barisan Nasional Demokrat di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (19/5/2007).Tapi ke depan, lanjut Agung, harus dijelaskan bagaimana posisi adanya dana-dana dari asing. "Sebab dalam UU sekarang pun sudah ada ketentuannya," cetusnya.Ditambahkan dia, bila pemeriksaan adanya indikasi dana asing sudah pernah dilakukan. Maka, saat ini tidak perlu dilakukan lagi."Jangan sampai kita berkutat soal ini-ini saja. Saya pikir masalah pendanaan itu sudah diselesaikan KPU, jadi menurut saya tidak perlu diperiksa lagi," tukas Agung.Sebelumnya, Amien pernah mengatakan mendapat tawaran bantuan dana kampanye dari sebuah yayasan di Washington DC, AS. Bantuan ditawarkan dalam jamuan makan malam melalui Paul Wolfowitz.Amien pun meminta KPU untuk mengungkap dana asing yang diterima capres-cawapres 2004. Dia juga menyatakan kesiapannya untuk membongkar dana asing yang digunakan capres tertentu dalam Pilpres 2004 lalu.
(nvt/asy)











































