Briptu Budi Tak Biasa dengan Senjata Jenis FN

Briptu Budi Tak Biasa dengan Senjata Jenis FN

- detikNews
Jumat, 18 Mei 2007 17:32 WIB
Medan - Pasca letusan senjata secara tidak sengaja di Bandara Polonia Medan, Briptu Budi Sudharmono kini diperiksa di Markas Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Medan. Kemungkinan Budi tidak terbiasa dengan senjata jenis FN, makanya saat akan dikosongkan senjata meletus. "Pemeriksaan masih dilakukan terhadap Briptu Budi. Kemungkinan yang bersangkutan tidak terbiasa dengan senjata jenis itu, makanya saat akan dikosongkan meledak," kata Kapoltabes Medan AKBP Bambang Sukamto kepada wartawan, Jumat (18/5/2007) di Mapoltabes Medan, Jalan HM Said Medan. Budi saat ini diperiksa oleh unit Pelayanan Penyidikan dan Penegakan Disiplin (P3D) Poltabes Medan. Dia diperiksa bersamaan dengan empat korban yang terkena pecahan peluru dari letusan senjata yang dipegang Budi. Keempat korban yang menderita cedera ringan bisa langsung rawat jalan setelah dirawat di RSU Elisabeth di Jalan Haji Misbah Medan. Mengenai sanksi yang akan diberikan kepada Biptu Budi, Kapoltabes Bambang Sukamto menyatakan, hal itu bergantung kepada hasil pemeriksaan di P3D. "Apakah ini murni kelalaian atau ketidaktahuan. Makanya harus menunggu hasilnya dulu, baru ditentukan sanksinya seperti apa," kata Bambang Sukamto. Senjata yang meletus itu jenis FN dengan peluru kaliber 32 itu adalah milik Sersan Satu Kadesuda, anggota Detasemen Intel Kodam Iskandar Muda yang akan berangkat naik pesawat Garuda Indonesia menuju Banda Aceh. Lazimnya naik pesawat, tidak boleh membawa senjata. Maka senjata itu akan dititipkan. Sertu Kadesuda kemudian meminta bantuan Briptu Budi yang bertugas di Bandara Polonia untuk menitipkan senjata tersebut. Namun saat diperiksa Budi, senjata itu meletus, mengenai empat calon penumpang Batavia Air yang akan berangkat ke Balik Papan, via Jakarta. Sementara Sertu Kadesuda saat ini diperiksa di Detasemen Intel Kodam I Bukit Barisan, untuk dimintai keterangannya. (rul/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads