Gelombang Pasang Terjang Cikelet Garut, Ratusan Warga Mengungsi

Gelombang Pasang Terjang Cikelet Garut, Ratusan Warga Mengungsi

- detikNews
Jumat, 18 Mei 2007 16:39 WIB
Garut - Gelombang pasang yang menghantam pantai selatan Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, menyapu 30 rumah nelayan dan melenyapkan tiga perahu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ratusan warga yang tinggal di bibir pantai mengungsi karena takut gelombang pasang kembali menerjang.Gelombang pasang terjadi pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, Jumat (18/5/2007). Akibat fenomena alam ini, dikabarkan 30 rumah nelayan tersapu, tiga perahu terbawa arus. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, ratusan nelayan mengungsi ke tempat yang aman, khawatir terjadi kembali gelombang air pasang.Kapolsek Cikelet AKP Paringin saat dihubungi melalui telepon mengatakan tinggi gelombang air pasang yang menghantam pantai laut Selatan daerah Cikelet mengalir ke daratan hingga 20 meter dari bibir pantai. "Puluhan rumah porak poranda termasuk menyapu tiga perahu, satu d iantaranya speed boat," ujarnya.Pihaknya sudah meminta warga untuk lebih waspada dan hati-hati karena kemungkinan besar gelombang pasang muncul lagi. "Mereka kini sudah mengungsi di rumah-rumah penduduk yang jauh dari bibir pantai," tutur dia. Lebih lanjut dia menambahkan gelombang pasang yang terjadi di sepanjang laut di wilayah Garut terjadi secara serempak. Sepanjang laut selatan Jabar yang membentang dari Rancabuaya hingga Cibalong dan Cikelet tadi pagi serempak digoyang gelombang pasang yang membuat warga sekitar kalang kabut. "Mereka khawatir terjadi tsunami lagi," papar Kapolsek.Dia menjelaskan biasanya gelombang pasang di wilayah laut Selatan khususnya di Garut, terjadi setiap akan terjadi pergantian musim selama 10-15 hari." Dengan adanya kebiasaan gelombang pasang ini agak lama, maka kami memerintahkan supaya nelayan mengungsi sambil menunggu normalnya kembali air laut itu," kata dia. (ern/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait