Menneg PDT Janji Entaskan 40 Daerah Tertinggal
Jumat, 18 Mei 2007 14:37 WIB
Semarang - Berdasarkan survei, saat ini ada 199 daerah tertinggal di Indonesia. Meski hanya punya waktu sekitar 2,5 tahun, Menneg PDT M Lukman Edy berjanji mengentaskan 40 daerah tertinggal."Pada akhir 2009 atau pada saat jabatan menteri tuntas, paling tidak 40 daerah tertinggal harus dientaskan," kata Lukman Edy ketika bertemu Wakil Ketua DPRD Jateng Abdul Kadir Karding di Jalan Papandayan Selatan, Semarang, Jumat (18/5/2007).Lukman menyebutkan, dari 199 daerah yang diindikasikan teringgal, 60 persen di antaranya berada di Kawasan Timur, 20 persen di Sumatera, dan sisanya di Jawa. Indikasi ketertinggalan dilihat dari infrastruktur, tingkat pendidikan, kesehatan, listrik, sumber daya alam, dan lain-lain.Sekjen DPP PKB itu menyatakan, survei tentang daerah tertinggal dilakukan bersama konsultan, sehingga objektivitas penilaian bisa dipertanggungjawabkan. "Karena bersama konsultan, jadi (penilaian) ya pasti objektif. Poin yang disurvei lebih lengkap. Data di Kementrian PDT saat ini jadi dasar di sejumlah departemen lho," paparnya.Untuk mempercepat pembangunan daerah tertinggal, Lukman menggandeng pemerintah daerah setempat dan swasta. Selain itu, saat ini juga tengah digodok UU PDT. "Biar payung hukumnya kuat," imbuhnya.3 Daerah di JatengKetika ditanya mengenai kondisi daerah di Jawa Tengah, Lukman menyebutkan, ada tiga daerah di Jawa tengah yang diindikasikan tertinggal. Daerah itu adalah Wonogiri, Rembang, dan Banjarnegara. "Infrastruktur, akses jalan, listrik, air, tingkat pendidikan dan kesehatan, di daerah tersebut masih rendah. Karena itu, mereka dikategorikan sebagai daerah tertinggal," jelasnya.Lukman mengaku sudah mengunjungi dua kecamatan di Rembang, yakni Sumber dan Lasem. Di Sumber, dia memberikan bantuan alat listrik tenaga surya untuk 150 rumah dan bantuan tambak untuk warga Lasem.
(try/asy)











































