Pasca Tsunami Wisata Pangandaran Menggeliat
Jumat, 18 Mei 2007 09:35 WIB
Ciamis - Setelah luluh lantak dihantam tsunami pada Juli 2006 lalu, pariwisata diPantai Pangandaran mulai menggeliat. Para wisatawan kembali berdatangan.Meski belum seratus persen, sebagian besar hotel di sepanjang pantai baratPangandaran sudah beroperasi kembali. Sedangkan lainnya sibuk berbenah,memperbaiki berbagai kerusakan akibat tsunami.Wilayah pantai barat Pangandaran memang mengalami kerusakan yang palingparah akibat tsunami. Hampir seluruh bangunan hotel di kawasan tersebuthancur. Ratusan orang tewas dan hilang."Alhamdulillah meski belum kayak dulu, pariwisata di sini mulai ramailagi," ujar Wati petugas resepsionis sebuah hotel di Pantai Pangandaran,Ciamis, Jawa Barat, kepada detikcom, Jumat (18/5/2007).Hal yang sama dikatakan Timin, seorang pedagang makanan ringan. Menurutbapak dua anak ini, setelah hampir setahun penghasilannya morat-marit,kini perlahan-lahan mulai membaik."Baru sebulan belakangan ini mulai ramai lagi. Kalau minggu ini mungkinkarena long weekend," ujar Timin.Tsunami bagi Timin adalah kenangan buruk yang tidak bisa dilupakan. Selainwarung tempatnya menggantung nafkah hilang dalam sekejap, tsunami jugameninggalkan bekas luka di kaki kirinya." Saya ngga ingat lagi, ini karena terkena batu atau pohon. Saya sadarsetelah malam hari. Badan saya sakit semua," ujar Timin sambil menunjukanbekas luka tersebut.Tsunami juga membawa sejumlah perubahan suasana di sepanjang pantai baratPangandaran. Dulu berjejer warung makanan dan sebagainya di tepi pantai,namun sekarang lokasi tersebut tampak bersih. Pemda setempat melarangwarga membuat warung dan sebagainya.Sedangkan pada malam hari, suasana pantai cenderung menyeramkan. Sebabkondisinya sangat gelap karena sejumlah tiang lampu sorot yang rusakakibat tsunami belum diperbaiki.Wati dan Timin tentu hanya bisa berharap, semuanya akan pulih sepertisedia kala. Karena hanya dengan itulah hidup mereka akan indah, seindahpemandangan di Pantai Pangandaran.
(djo/gah)











































