Keluarga Korban Jazz Maut Minta Surat Pembatalan Otopsi
Kamis, 17 Mei 2007 20:23 WIB
Jakarta - 3 Anggota keluarga yang menjadi korban mobil Jazz maut dibawa ke Rumah SakitCipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diotopsi. Tetapi hingga kini otopsi masih urung dilakukan karena pihak keluarga keberatan."Kalau ada persetujuan dari polisi buktinya atau jawabannya itu dibawa kemari baru jenazahnya bisa dibawa tanpa diotopsi," jelas salah satu petugas jaga kamarmayat di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2007), pukul 19.45 WIB.Saat ini pihak keluarga masih mengurus surat pernyataan pembatalan visum dalam di Polsek Kebayoran Lama. Tanpa surat pernyataan itu, jenazah Topan Rusli (45), Trisna Afandi (41), dan Samuel (12) tidak bisa dibawa pulang. Ketiga orang tersebut tewas di tempat setelah, mobil yang dikemudikan sang ibu,Trisna, terjun bebas dari lantai 7 ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan. Didugabelum mahir mengemudi, Trisna hilang kendali dan menyebabkan mobil Jazz yang hendak turun itu menabrak pembatas dan langsung meluncur deras menghantam aspal di lantai dasar halaman parkir.
(gah/gah)











































