Wolfowitz Tak Mau Mundur
Kamis, 17 Mei 2007 18:58 WIB
Den Haag - Washington - Dalam situasi seperti sekarang Paul Wolfowitz tak mau mundur dari posisi sebagai presiden Bank Dunia. Demikian advokatnya mengatakan hari ini.Robert Bennett, advokat yang disewa Wolfowitz, menambahkan bahwa kliennya lebih memilih untuk menempuh voting dalam dewan direksi guna memutuskan nasib jabatannya.Dewan direksi Bank Dunia kemarin menskors rapat mengenai nasib Wolfowitz tanpa keputusan. Rapat tersebut dilanjutkan hari ini, Kamis (17/5/2007), untuk menentukan apakah mantan orang kedua Pentagon dan arsitek Perang Irak itu layak tetap menduduki jabatannya sebagai presiden Bank Dunia.Pemerintah AS masih menjadi sandaran kuat Wolfowitz, sedangkan kubu Eropa mendesak agar Wolfowitz meletakkan jabatannya demi citra dan kredibilitas Bank Dunia. Gedung Putih menyatakan bahwa pihaknya masih menaruh kepercayaan penuh pada Wolfowitz, Selasa (15/5/2007). Namun Rabu kemarin terbetik perkembangan bahwa menyangkut siapa yang akan memimpin Bank Dunia 'semua opsi masih terbuka di atas meja'. Ini bisa dibaca bahwa Gedung Putih tidak lagi memberikan dukungan tanpa syarat kepada Wolfowitz. Gedung Putih secara resmi tidak bersedia memberikan tanggapan mengenai keterlibatannya.Jurubicara Gedung Putih menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, "Saya tidak mengatakan 'Ya' atau 'Tidak'," demikian seperti disiarkan televisi publik NOS.Timbulkan KrisisKomisi khusus Bank Dunia telah menjatuhkan penilaiannya bahwa Wolfowitz telah menimbulkan krisis di level kepemimpinan bank tersebut. Dia dinilai telah melanggar peraturan bank, dengan menaikkan secara tajam gaji pacarnya Shaha Reza.Dewan Direksi Bank Dunia kini harus menentukan apakah Wolfowitz masih punya wibawa dan kepercayaan untuk menyukseskan misi Bank Dunia: memberantas kemiskinan di dunia.Wolfowitz dalam tanggapannya mengatakan bahwa konklusi Komisi Khusus itu tidak adil dan tidak memiliki dasar. Lebih jauh dia mengatakan bahwa ada pembunuhan karakter saat ini terhadapnya. Komisi Khusus menyebutkan bahwa reputasi dan kredibilitas Bank Dunia tercemar akibat affair yang dilakukan Wolfowitz dan Shaha Reza.
(es/es)











































