RDPU Warga Meruya dan Komisi III Bak Kampanye

RDPU Warga Meruya dan Komisi III Bak Kampanye

- detikNews
Rabu, 16 Mei 2007 17:08 WIB
Jakarta - Suasana rapat dengar pendapat umum (RDPU) antara warga Meruya Selatan dengan Komisi III DPR berjalan bak kampanye pemilu. Setelah warga menyampaikan uneg-unegnya, masing-masing anggota DPR dari berbagai fraksi menyampaikan simpati dan dukungannya terhadap aksi warga Meruya Selatan.Setiap anggota Komisi III menyampaikan dukungan kepada warga sontak disambut tepuk tangan meriah oleh warga. Hal ini terlihat di ruang rapat Komisi III Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2007).Seperti terlihat ketika anggota Komisi III FPDIP Panda Nababan yang berapi-api menyampaikan dukungannya kepada warga yang langsung disambut tepuk tangan meriah para warga. "Ini menunjukkan pemerintah gagal melindungi rakyatnya. Kita harus segera membuat surat kepada MA agar membatalkan putusan kasasi itu dan membuat perlindungan," kata Panda yang disambut gemuruh tepuk tangan warga Meruya Selatan.Hal yang sama juga diungkapkan anggota Komisi III dari FPAN Patrialis Akbar dan Arbab Pabroeka yang menyayangkan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan PT Porta Nigra. "Bagaimana sertifikat bisa dikalahkan dengan girik, ini tidak masuk akal. Karena itu eksekusi harus ditunda," kata Patrialis yang disambut tepuk tangan kembali.Tidak mau ketinggalan, anggota Komisi III dari FKB Nursyahbani Katjasungkana dan Baharuddin Nasori meminta Komisi III untuk mengirim surat kepada Pengadikan Negeri (PN) Jakarta Barat untuk membatalkan eksekusi pada tanggal 21 Mei 2007. "Kita tidak bisa tinggal diam, harus secepatnya mengirim surat kepada PN Jakbar untuk membatalkan eksekusi," katanya.Saat Nursyahbani hampir menyelesaikan 'pidato'-nya tiba-tiba Panda interupsi karena mengaku sedang menelepon Kapolda Metro Jaya untuk memastikan bantuan untuk mengamankan warga. Ketika itu peserta terlihat diam untuk mendengar obrolan Panda.Salah seorang warga Meruya Selatan menyeletuk, "Pakai loudspeaker." Namun Panda tidak tahu cara menagaktifkannya. "Gimana nih caranya," tanya Panda kebingungan. Kontan saja, pernyataan Panda itu membuat semua orang yang hadir tertawa. (mar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads