Mahasiswa Ikut Ramaikan Demo Warga Meruya di DPR
Rabu, 16 Mei 2007 15:49 WIB
Jakarta -
Meski kampusnya lolos dieksekusi, puluhan mahasiswa Mercu Buana berbaris berjejer 'mengawal' aksi unjuk rasa warga Meruya di DPR.50 Mahasiswa yang terbalut jaket almamater merah ini berada di barisan paling depan."Kami sudah tahu kampus batal digusur, ini aksi solidaritas kami untuk warga Meruya," ujar Aulia di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2007).Sementara warga Meruya berada di belakangnya. Sekitar 500 warga Meruya tampak kompak mengenakan ikat kepala hitam dan kaos hitam yang bertuliskan Forum Masyarakat Kelurahan Meruya Selatan (FMKMS) RW 03 Jakarta Barat.Massa menggelar orasi menolak eksekusi lahan Meruya."Warga masih was-was takut eksekusi dilaksanakan 21 Mei. Kita akan berjuang mempertahankan hak-hak kita," kata Arif, seorang warga RT 04 RW 03 ini.Spanduk dan poster digelar bertuliskan "Tidak akan kami biarkan PT Porta Nigra bernafas di Meruya", dan "Tolak putusan MA".Massa juga meneriakkan yel-yel "Tolak putusan MA" berulang kali. Dengan diiringi drum, massa mendendangkan lagu."Kami satu jiwa...satu cinta...Meruya. Kami tidak akan menyerah demi Meruya. Bukan Porta Nigra, Meruya punya kita," nyanyi warga berkali-kali.Arus lalu lintas tampak tersendat mulai dari arah Hotel Sultan di Jalan Gatot Subroto menuju arah Semanggi. Polisi sibuk mengatur lalu lintas.Sementara 10 perwakilan warga Meruya masih melakukan audiensi dengan Komisi III DPR.
(aan/sss)










































