Nasib MS Kaban Tetap Berada di Pleno DPP PBB
Selasa, 15 Mei 2007 22:19 WIB
Jakarta - Sidang pleno DPP Partai Bulan Bintang (PBB) baru dimulai sekitar pukul 21.45 WIB, Selasa (15/5/2007). Pleno DPP inilah yang akan menentukan nasib MS Kaban apakah tetap di kabinet atau harus mundur dari kabinet. Rapat pleno hanya diikuti para pengurus DPP. Rapat pleno yang berlangsung di ballroom Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan ini dipimpin Sekjen DPP PBB Sahar L Hasan. Rapat diikuti sekitar 80 anggota DPP PBB dan berlangsung tertutup. Rapat pleno ini digelar setelah acara silaturahmi DPP dengan DPW usai. Ketua DPP PBB Yusron Ihza Mahendra mengakui bahwa dalam rapat konsultasi, DPW-DPW PBB memang masih mendukung Kaban sebagai ketua umum DPP PBB dan sebagai menteri kehutanan di kabinet SBY-JK. Namun, belum tentu suara di pleno DPP PBB akan sama dengan suara DPW-DPW. "Jadi yang berhak menentukan dan memutuskan mengenai posisi MS Kaban adalah rapat pleno. DPW tidak memiliki hak suara di rapat ini. Sepertinya dari jajaran DPP, lebih banyak yang menginginkan Kaban mundur dari kabinet," ujar Yusron. Yusron menilai keinginan DPW-DPW untuk mempertahankan Kaban di kabinet bukan sebuah keputusan, tapi hanya pandangan. "DPW-DPW tadi sifatnya hanya silaturahmi. Bisa direkayasa atau diapproach oleh tim sukses," ujar adik kandung Yusril Ihza ini. Diperkirakan rapat pleno DPP PBB ini akan berlangsung cukup lama dan panas. Sebab, tarik-menarik di antara pihak yang menginginkan Kaban mundur dari kabinet dan pihak yang menginginkan Kaban tetap di kabinet masih cukup besar.
(asy/asy)











































