Yusron: Dua Opsi untuk MS Kaban, Voting akan Dilakukan
Selasa, 15 Mei 2007 18:17 WIB
Jakarta - Ada dua opsi untuk MS Kaban yang akan dibahas dalam rapat pleno Partai Bulan Bintang (PBB). Dua opsi ini kemungkinan akan dilakukan melalui voting. Diharapkan sebelum pukul 22.00 WIB, keputusan mengenai nasib Kaban sudah diperoleh. Hal ini disampaikan Ketua DPP PBB Yusron Ihza Mahendra kepada wartawan di sela-sela silaturahmi dengan DPW-DPW PBB dan rapat pleno di Hotel Dharmawangsa, Jl. Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2007). Acara ini dihadiri Ketua Umum DPP PBB MS Kaban, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, jajaran DPP dan para pimpinan DPW PBB se-Indonesia. Menurut Yusron, Kaban akan diberi dua opsi. Pertama, Kaban tetap di kabinet, namun harus mundur dari ketua umum dan kehadirannya di kabinet bukan sebagai representasi PBB. Kedua, Kaban mundur dari kabinet dan tetap menjadi ketua umum PBB. "Secara pribadi, saya menginginkan Kaban mundur dari kabinet, sehingga sikap PBB menjadi jelas. Kalau MS Kaban mundur, berarti kita menarik dukungan dari pemerintah, dan kita bisa menjadi oposisi yang baik," ujar adik kandung Yusril Ihza itu. Mundurnya Kaban dari kabinet, kata Yusron, juga menunjukkan bahwa PBB memiliki sikap dan tidak silau terhadap kekuasaan. Yusron menyatakan, kemungkinan dua opsi itu akan ditentukan melalui voting. "Saya berharap malam ini ada keputusan. Kita sudah booking tempat ini sampai pukul 22.00 WIB. Mudah-mudahan tidak diperpanjang," ujar dia. Hingga pukul 18.09 WIB, acara masih berlangsung secara tertutup.
(asy/nrl)











































