Diberitakan Koma, Kadhafi Salahkan Intelijen Arab
Selasa, 15 Mei 2007 15:59 WIB
Tripoli - Moamar Kadhafi diberitakan mengalami koma akibat penggumpalan darah di otaknya. Namun pemimpin Libya itu dengan tegas membantah rumor tersebut.Kadhafi menuding agen-agen intelijen Arab sebagai pihak yang telah menyebarkan berita burung tersebut. Salah satu pemimpin di dunia yang paling lama berkuasa itu, juga mengancam akan menggugat kantor beria yang memuat rumor itu.Demikian disampaikan Kadhafi di depan para jurnalis di Tripoli, Libya, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/5/2007).Kadhafi yang terlihat segar-bugar itu memastikan kepada pers bahwa dirinya baik-baik saja. "Badan-badan intelijen dibayar untuk menciptakan berita itu," kata Kadhafi yang telah memimpin Libya sejak tahun 1969.Ketika diminta untuk menjelaskan lebih rinci, Kadhafi menjawab, "Badan intelijen Arab dan tuan-tuan mereka." Dicetuskan pria yang lahir tahun 1942 itu, dirinya berencana menggugat siapa saja yang memuat berita itu.Kantor berita Palestina, Maan, telah meminta maaf atas berita komanya Kadhafi dan mencabut berita tersebut dari situsnya. Dikatakan bahwa berita itu dikutip dari sumber yang tak bisa dipercaya.Dalam laporannya, kantor berita itu tadinya menulis bahwa Kadhafi mengalami penggumpalan darah di otak dan berada dalam kondisi koma saat dilarikan ke rumah sakit pada Minggu 13 Mei lalu.
(ita/nrl)











































