Voting Interpelasi Iran Diskors, Pimpinan Fraksi DPR Berunding

Voting Interpelasi Iran Diskors, Pimpinan Fraksi DPR Berunding

- detikNews
Selasa, 15 Mei 2007 12:30 WIB
Jakarta - Rapat paripurna DPR dengan agenda pengambilan keputusan tentang hak interpelasi Iran berjalan alot. Akibatnya sidang diskors 10 menit untuk dilakukan lobi antarpimpinan fraksi.Usulan hak interpelasi Iran dibacakan oleh wakil pengusul, Abdillah Toha. Abdillah menyatakan, sebagian besar anggota DPR setuju untuk dilakukan voting terhadap interpelasi Iran.Anggota FPD Sukartono Hadi Warsito dan Max Sopacua menginterupsi. Mereka meminta tidak perlu ada interpelasi Iran."Saya kira persoalan ini lebih baik didalami Komisi I. Tidak perlu interpelasi," ujar Sukartono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2007).Interupsi tersebut dibalas Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo dan anggota FKB Saefullah Maksum. Menurut Tjahjo, usul mayoritas anggota DPR harus dihargai. Sebab, terbukti penjelasan Menlu di Komisi I tidak membuat anggota DPR puas sehingga tetap diperlukan penjelasan Presiden SBY melalui usul interpelasi."Kita menghargai sikap Partai Demokrat tapi kita juga menghargai mayoritas teman-teman yang ingin interpelasi," cetus Tjahjo.Melihat perdebatan yang tidak kunjung selesai, anggota FPG Ferry Mursyidan Baldan meminta pimpinan sidang Muhaimin Iskandar untuk menunda sidang guna dilakukan lobi pimpinan fraksi.Meski sama-sama dari FPG, suara Ferry berbeda dengan Yuddi Crisnandi yang menghendaki langsung diadakan voting. "Langsung saja, tidak usah lobi," ujar Yuddi.Muhaimin lalu meminta persetujuan anggota untuk dilakukan lobi antarpimpinan fraksi selama 10 menit. Rapat pun ditunda. Hingga pukul 12.20 WIB, lobi antarpimpinan fraksi masih berlangsung. (nik/nrl)


Berita Terkait