Sadis! Ibu Potong 'Burung' Bayinya

Sadis! Ibu Potong 'Burung' Bayinya

- detikNews
Selasa, 15 Mei 2007 10:48 WIB
Houston - Entah setan apa yang merasuki ibu muda ini. Wanita itu tega-teganya memotong alat kelamin bayi laki-lakinya. Astaga!Perbuatan sadis itu dilakukan Katherine Nadal asal Houston, Amerika Serikat (AS). Perempuan berusia 25 tahun itu bahkan sempat memberikan keterangan palsu kepada polisi. Dia mengatakan bahwa 'burung' bayinya terluka parah akibat serangan anjing keluarga mereka.Saat kejadian pada 13 Maret lalu itu, bayi malang bernama Holden Gothia tersebut masih berumur lima pekan. Menurut Nadal, anjing mereka menyerang bayi itu tanpa sepengetahuannya karena saat itu dia sedang tidur siang.Namun bagaimanapun juga bangkai ditutupi akhirnya bakal tercium juga. Kepada polisi, dokter anak dan dokter hewan mengatakan, luka-luka yang diderita Holden tidak mungkin disebabkan oleh seekor anjing. Di persidangan awal, perempuan itu dikenai tuduhan melukai anak. Demikian seperti diberitakan harian Sydney Morning Herald, Selasa (15/5/2007). Dengan kedua tangan diborgol, Nadal terus menangis selama persidangan.Penuntut tidak bisa memastikan motif perbuatan bengis itu. Namun diketahui bahwa Nadal terbukti positif mengkonsumsi kokain sehari setelah peristiwa itu. Persidangan terhadap Nadal masih akan terus berlanjut.Kepolisian mengatakan, Nadal menggunakan "alat tajam untuk memotong alat kelamin bayi tersebut". Insiden itu terjadi di apartemen Nadal di pinggiran Houston. Setelah memotongnya, Nadal membuang 'burung' bayinya yang hingga kini tidak ditemukan.Oleh polisi, Holden ditemukan telah bersimbah darah di tempat tidur di rumah ibunya. Juga ada luka yang cukup dalam di kaki bayi tersebut. Usai kejadian itu, bayi tersebut berada dalam pengasuhan negara hingga akhir April lalu.Namun kini, Holden diasuh oleh kakak ayahnya. Sementara Holden akan terus tinggal bersama bibinya itu sampai hak pengasuhan permanen diputuskan. Camden Gothia, ayah sang bayi, saat ini tengah mengupayakan hak asuh tunggal atas anak tersebut. (ita/nrl)


Berita Terkait