Pemerintah Lobi Pimpinan Fraksi Hadang Interpelasi Iran
Selasa, 15 Mei 2007 00:20 WIB
Jakarta -
Sebuah pertemuan digelar di Hotel Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Petinggi fraksi di DPR dan beberapa menteri hadir. Materi pembicaraan: interpelasi Iran.Pertemuan itu berlangsung pada Minggu 13 Mei kemarin. Kabarnya, para menteri itu sedang melakukan lobi untuk membendung interpelasi soal nuklir Iran."Bila ada fraksi yang melarang anggotanya mendukung interpelasi, artinya mereka menghianati kepercayaan rakyat. Partai tersebut akan ditinggalkna pemilihnya," ujar anggota DPR Yuddy Crisnandi kepada detikcom, Senin (14/5/2007).Menurutnya, para penggagas interpelasi menginginkan, langsung dilakukan pemungutan suara untuk memanggil presiden. Presiden harus menjawab langsung soal nuklir Iran, dan tidak boleh diwakilkan Menlu."Ada 280 anggota yang sudah tandatangan. Sudah cukup dari separuh untuk aklamasi keputusan memanggil presiden," imbuh pria berambut cepak ini.Yuddy menilai, ada upaya untuk menggagalkan interpelasi. Karena itu, dalam rapat paripurna DPR yang akan digelar Selasa 14 Mei, sudah sepantasnya anggota DPR memanggil presiden secara aklamasi.Sebelumnya, Dewan Keamanan (DK) PBB meloloskan resolusi baru bernomor 1747 untuk Iran. Inti resolisi adalah menolak menghentikan aktivitas nuklirnya.Indonesia yang menjadi anggota tidak tetap DK PBB turut mendukung resolusi tersebut. Keputusan Indonesia pun disayangkan banyak pihak. Namun, beberapa pihak memahami langkah tersebut, sebagai upaya mewujudkan kawasan Timur Tengah yang bebas senjata nuklir.
(nvt/nwk)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































