Calon Hakim Agung Kibarkan Bendera Putih
Senin, 14 Mei 2007 17:27 WIB
Jakarta - Calon hakim agung banyak mengibarkan bendera putih saat diwawancarai anggota Komisi Yudisial (KY). Pertanyaan yang sulit membuat mereka berkeringat dingin dan menyerah. "Jelaskan apa yang dimaksud dengan judex facti," tanya Irawadi Junus, salah seorang anggota KY kepada calon hakim agung Resa Bayun Sarosa di Kantor KY, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2007).Mendapat pertanyaan itu Resa mati angin. Dia hanya diam saja. Karena lama tidak mendapatkan jawaban, Irawadi menanyakan kembali apakah Resa bisa menjawab pertanyaan itu atau tidak. "Berarti Anda angkat bendera putih ya," katanya.Irawadi lalu mengajukan pertanyaan lain. "Apa arti judex yuris?" tanyanya. Mendapat pertanyaan ini, Resa kembali terdiam lama. "Berarti Anda dapat bendera putih lagi," cetus Irawadi.Selain Irawadi, anggota KY yang lain, Chattamarrasyid, juga mengajukan pertanyaan apa perbedaan hukum ekonomi dan hukum bisnis. Resa menjelaskan, hukum ekonomi lebih matematika sedangkan hukum bisnis lebih kepada kontrak dan perjanjian.Mendengar jawaban ini Chattam langsung mengajukan pertanyaan lain. "Coba berikan contoh antara hukum ekonomi terkait dengan matematika," cecarnya. Mendengar pertanyaan itu Resa kembali terdiam. Melihat kenyataan itu, Chattam pun menyudahi pertanyaannya. Sambil menutup agendanya, dia menggeleng-gelengkan kepala.Calon hakim agung lainnya, Bukaidi Zulkifli juga tidak dapat menjawab pertanyaan anggota KY. Saat ditanya definisi hukum mandiri, Bukaidi hanya bisa terpekur.
(mar/umi)











































