Penggeledahan KPK di Rumah Menteng Dijaga Ketat Brimob
Senin, 14 Mei 2007 17:09 WIB
Jakarta -
Berbeda dengan penggeledahan oleh KPK Kamis 10 Maret lalu, rumah pengusaha Daud, penyedia barang pemadam kebakaran, di Jalan Imam Bonjol 53, Menteng, Jakarta Pusat, dijaga ketat Brimob. Penggeledehan yang dilakukan Senin (14/5/2007) dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Pintu gerbang dijaga oleh 2 anggota Brimob yang berada di dalam rumah sehingga wartawan tidak dapat mengikuti jalannya penggeledahan. Apalagi pagar rumah setinggi 2 meter yang melindungi rumah di kawasan elite itu dalam keadaan digembok.Selain Broimob, terlihat juga 2 aparat intelijen yang berjaga di luar pagar. Mereka turut memantau keadaan rumah. Berdasarkan pantauan detikcom, sekitar pukul 16.00 WIB, datang 4 orang petugas KPK yang mengenakan rompi KPK mengendarai mobil Kijang Avanza hitam bernopol B 2438 JY ke rumah itu. Mereka menyusul teman-temannya yang sudah sejak pukul 15.00 WIB menggeledah rumah berlantai dua tersebut. Penyidik yang mengobok-obok rumah Daud diperkirakan 10 orang.KPK sedang mencari sejumlah dokumen di lantai I rumah berpagar putih itu. Hingga pukul 17.00 WIB penggeledahan masih berlangsung.Mereka melakukan penggeledahan untuk mencari data-data kasus dugaan korupsi pengadaan alat pemadam kebakaran di seluruh Indonesia.Selain rumah di Menteng, sebuah showroom mobil milik PT Istana Sarana Raya yang berlokasi di Jalan Batu Tulis, Pecenongan, Jakarta Pusat, ikut digeledah pada Kamis 10 Mei hingga 11 Mei 2007 pukul 03.00 WIB. Dari penggeledahan ini KPK menemukan 523 butir peluru kaliber 32, 6 magazin, 3 sarung senjata ukuran besar dan kecil.Kasus ini melibatkan berbagai mantan kepala daerah dan kepala daerah di Indonesia. Yang sudah diperiksa KPK adalah mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, mantan Gubernur Jabar Nuriana, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dan Gubernur Bali Made Beratha.
(nik/nrl)










































