Porta Nigra, PT Bermodal Rp 20 Jt

Konflik Meruya Selatan

Porta Nigra, PT Bermodal Rp 20 Jt

- detikNews
Senin, 14 Mei 2007 08:36 WIB
Jakarta - Warga Meruya Selatan menggugat PT Porta Nigra, salah satunya dengan tuduhan perusahaan tersebut fiktif. Namun pengacara Porta menyangkal karena tidak mungkin pengadilan mengurusi kasus hukum sebuah perusahaan fiktif.Menurut penelusuran detikcom, PT Porta Nigra didirikan pada 3 April 1970. Tambahan Berita Negara RI tanggal 16/5 1974 No 38 mencatat, pendiri Porta Nigra adalah Ir Purwanto Rachmad, pengusaha, bertempat tinggal di Jakarta, Jl Kesehatan I No 4. Kedua, Ir Permadi Rachmad, pengusaha, bertempat tinggal di Bandung, Jl Jenderal Gatot Subroto 14, sekarang berada di Jakarta.Perusahaan ini bergerak di bidang pemborong bangunan sipil konstruksi beton bertulang, baja dan kayu, jalan, jembatan, lapangan terbang, pelabuhan, bangunan irigasi untuk pemerintah dan swasta.Merencanakan dan mengawasai serta memberikan nasihat dalam pembangunan tersebut di atas.Mendirikan dan/atau mengadakan kerjasama, baik secara insidentil maupun secara joint venture, serta melakukan dan mengerjakan segala sesuatu yang, baik dengan langsung maupun dengan tidak langsung, berhubungan dengan sub-sub di atas.Melakukan perdagangan umum, termasuk perdagangan ekspor dan impor.Modal dasar perseroan ini besarnya Rp 20 juta, dibagi dalam 50 saham istimewa dan 1950 saham biasa.Dari modal tersebut telah diambil bagian dan disetor penuh dalam kas perseroan dengan uang tunai 50 saham istimewa dan 350 saham biasa atau seluruhnya berjumlah Rp 4 juta, yakni oleh Ir Purwanto Rachmat sebanyak 40 saham istimewa dan 260 saham biasa atau sejumlah Rp 3 juta. Sedangkan Ir Permadi Rachmad sebanyak 10 saham biasa dan 90 saham biasa atau sejumlah Rp 1 juta.Pengacara Porta Nigra yang ditunjuk pada 25 Januari 2007, Yan Juanda Saputra, menolak menyebutkan alamat detail maupun identitas kliennya. Yan hanya menyebut Duta Merlin dan Kuningan, Jakarta. Sedangkan bos perusahaan itu disebutnya sebagai Benny Purwanto Rachmat.Yan menyatakan, hari ini Benny Purwanto akan hadir ke Komisi II DPR untuk menjelaskan duduk perkara konflik Meruya Selatan. Siapa Benny Purwanto, teka-teka ini tak lama lagi akan terkuak. (nrl/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads