1 Miliar Orang Mengungsi Akibat Konflik & Bencana

1 Miliar Orang Mengungsi Akibat Konflik & Bencana

- detikNews
Senin, 14 Mei 2007 07:19 WIB
London - Sedikitnya satu miliar orang -- atau sepersepuluh populasi dunia -- terancam kehilangan tempat tinggal selama 4 dekade ke depan akibat konflik dan bencana alam akibat pemanasan global. Studi yang dilakukan oleh Christian Aid menyebutkan, negara-negara di dunia terutama negara miskin, akan menghadapi migrasi terbesar pasca perang dunia kedua.Migrasi ini diperkirakan akan menjadi migrasi terbesar sepanjang sejarah. Pada bulan Mei 1945, 66 juta penduduk mengungsi ke Eropa. Mayoritas dari mereka adalah warga Cina.Saat ini, diperkirakan 163 juta penduduk dunia akan mengungsi akibat berbagai faktor, seperti konflik, kemarau, banjir akibat penebangan liar dan sebagainya."Kita yakin, migrasi ini adalah masalah serius yang dihadapi oleh negara-negara berkembang," ujar pengarang buku Pasang Surut Manusia: Krisis Migrasi Sebenarnya, John Davison, seperti yang dikutip AFP, Senin (14/7/2007).Di halaman 52 buku tersebut dikatakan bahwa sekitar satu miliar orang akan dipindahkan dari rumahnya pada tahun 2050 mendatang. Perinciannya, 645 juta orang melakukan migrasi akibat proyek pembangunan, 250 juta lainnya akibat fenomena alam seperti pemanasan global, kemarau berkepanjangan, banjir dan sebagainya.Di Kolumbia, Mali dan Myanmar (Birma) misalnya, selama 20 tahun telah terjadi perang sipil antara militer dan gerilyawan. Perang yang memakan waktu lama tersebut tak pelak mengakibatkan jutaan orang mengungsi untuk mengamankan diri.Bencana alam yang terjadi di banyak belahan dunia juga mengakibatkan puluhan juta orang mengungsi, karena tempat tinggal mereka sudah tidak layak huni. (anw/nrl)


Berita Terkait