Hujan Rintik-rintik Iringi Pemakaman Matori
Minggu, 13 Mei 2007 14:39 WIB
Jakarta - Pemakaman mantan Menhan Matori Abdul Djalil berlangsung haru. Isak tangis keluarga mewarnai pemakamanan mantan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Ini. Hujan rintik-rintik mengiringi pemakamannya.Matori dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (13/5/2007) pukul 13.45 WIB. Hujan rintik-rintik yang sempat mengguyur di lokasi pemakaman, membuat para pelayat yang tidak dapat tenda harus memakai payung.Meskipun sempat menjabat sebagai menteri pertahanan, namun pemakaman Matori tidak dilakukan secara militer. Saat pemakaman dibacakan sambutan dari Menhan Juwono Sudarsono, yang diwakili oleh Irjen Dephan Budi Susilo Supandji.Tampak hadir pemakaman itu suami Megawati Soekarnoputri, Taufiq Kiemas, Ketua PPP Suryadharma Ali. Tampak juga kader-kader Matori yang saat ini masih dan pernah berada di DPR. Mereka adalah mantan Ketua Fraksi PPP Endin AJ Soefihara yang mendampingi dari rumah sejak ke pemakaman, anggota DPR dari FKB Effendy Choirie alias Gus Choi, anggota DPR dari FPPP Chozin Chumaidi dan Sutradara Ginting. Tampak juga mantan Mendiknas Malik Fajar.Usai pemakaman putra-putra Matori masih sangat sedih di depan makam, sambil memanjatkan doa. Sri Indarini, istri Matori mengaku, tidak mempunyai firasat apapun. Namun sebelum meninggal belahan jiwanya itu sempat berpesan agar dia menjaga anak-anaknya. "Bapak pesan agar anak-anak dijaga," katanya usai pemakaman.
(mar/ddn)











































