DPW PBB Riau Minta Nasib Kaban Segera Diputus

DPW PBB Riau Minta Nasib Kaban Segera Diputus

- detikNews
Sabtu, 12 Mei 2007 15:55 WIB
Pekanbaru - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Riau mendesak DPP segera menentukan nasib MS Kaban di kabinet. Posisi Kaban perlu dievalusi karena Presiden SBY telah menzalimi PBB.Desakan itu disampaikan Bendahara DPW PBB Riau, Falzan kepada detikcom, Sabtu (12/5/2007).Sikap DPW PBB Riau diambil setelah rapat yang digelar pada Jumat hingga Sabtu (12/5/2007) pukul 02.00 dini hari. "Keputusan kita sudah bulat, mendesak DPP untuk segara menentukan nasib MS Kaban," kata Falzan.Rapat ini melibatkan seluruh DPC diseluruh kabupaten dan kota di Riau. Rapat juga dihadiri Wakil Sekjen DPP PBB Zulkifli dan Ketua DPP PBB Mohamad Tonas.Dalam rapat, kata Falzan, menghasilkan 5 opsi. 4 Opsi di antaranya tidak berbeda dengan opsi yang telah berkembang saat ini. Sementara 1 opsi lain adalah keputusan DPW PBB Riau untuk segera menentukan nasib Kaban."Jadi intinya kita mendesak penentukan nasib MS Kaban pada 15 Mei nanti. Ini diperlukan karena kami melihat Presiden SBY telah menzalimi PBB selaku partai yang mengusung dia menjadi presiden," terang Falzan.Dalam rapat, sebagian besar pengurus DPC PBB di Riau mengharapkan Kaban keluar dari jajaran kabinet. Sedangkan sebagian kecil tetap berharap Kaban dipertahankan."Pro dan kontra itu pastilah ada. Tapi mayoritas sikap DPC menginginkan Kaban keluar dari jajaran kabinet SBY," kata dia. Karena itu pihaknya mendukung langkah DPP untuk segera melakukan rapat dalam menentukan sikap politik secara resmi terhadap kepemimpinan SBY.Menurutnya, pencopotan Yusril dari kabinet sebuah bentuk pembusukan yang dilakukan SBY. Apa lagi alasan pencopotan tidak dijelaskan."Dengan demikian pencopotan Yusril menjadi sebuah opini yang memojokan kader PBB. Sekarang ada opini seolah-olah Yusril telah bersalah dalam kasus dugaan korupsi. Ini kan sangat menzalimi kita," beber Falzan. (cha/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads