KPK Ubek Data Korupsi di Menteng, Eh... Nemu 523 Peluru

KPK Ubek Data Korupsi di Menteng, Eh... Nemu 523 Peluru

- detikNews
Sabtu, 12 Mei 2007 12:44 WIB
Jakarta - Sambil menyelam minum air. Itulah yang dialami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah kantor Daud, pemilik penyedia alat-alat pemadam kebakaran. Tidak hanya menyita dokumen, namun KPK juga menyita ratusan amunisi.Amunisi berupa 523 butir peluru kaliber 32, 6 magazin, 3 sarung senjata ukuran besar dan kecil di rumah Daud di Jalan Imam Bonjol Nomor 53 Menteng, Jakarta Pusat."Pada saat kami menggeledah di rumah itu kami menemukan ratusan peluru dan langsung kami amankan," ujar Direktur Penyidikan KPK Ade Rahardja saat dihubungi detikcom Sabtu (12/5/2007).Menurut Ade, penggeledahan pada Kamis 10 Mei 2007 pukul 10.00-18.30 WIB itu dilakukan KPK untuk mencari data-data kasus dugaan korupsi pengadaan alat pemadam kebakaran di seluruh Indonesia."Usai menggeledah, kami menyita sejumlah dokumen," imbuh Ade.Namun ketika ditanya lebih lanjut dokumen apa saja yang disita, Ade menolak menjawabnya. "Masih rahasia," tandasnya.Selain rumah di Menteng, sebuah showroom yang berlokasi di Jalan Batu Tulis, Pecenongan, Jakarta Pusat, ikut digeledah hingga Jumat 11 Mei 2007 pukul 03.00 WIB. Showroom yang dimiliki PT Istana Sarana Raya ini sehari-harinya merupakan showroom mobil.Kasus ini melibatkan berbagai mantan kepala daerah dan kepala daerah di Indonesia. Yang sudah diperiksa KPK adalah mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, mantan Gubernur Jabar Nuriana, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dan Gubernur Bali Made Beratha. (nik/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads