Dagu Pilot Capung Terluka, Sebut Pesawat Kena Turbulensi
Sabtu, 12 Mei 2007 12:24 WIB
Medan - Serangga capung pastilah susah melawan hembusan angin. Begitu juga dengan pesawat capung. Begitu ada tekanan angin alias turbulensi, ya terjatuhlah.Untungnya pilot yang mengemudikan pesawat capung berbaling-baling satu, Irwin, itu tidak mengalami luka parah.Informasi yang diperoleh detikcom, Sabtu (12/5/2007), menyebutkan Irwin hanya mengalami luka di bagian dagu karena terkena pecahan kaca depan.Irwin yang mengalami insiden pesawat jatuh pukul 09.30 WIB itu kini dirawat di RSU Tembakau Deli, Jl Putri Hijau, Medan."Tadi pesawat baru keluar dari landasan pacu PT PN II, tapi ternyata menyambar pohon bambu, kena sayap kanan pesawat, terus jatuh," kata Poniman (33), penambang pasir, yang melihat kejadian tersebut.Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat di pinggir Sungai Bederak, perkebunan tembakau PT PN II yang berada di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, itu segera berdatangan."Pas mau ditolong, eh pilot udah keluar sendiri. Orang-orang sih pada dateng. Saya tawarin dibawa ke rumah sakit, eh dia jalan sendiri," tutur Poniman."Tadi pilotnya bilang, waktu pesawat mau belok katanya ada tekanan angin ke bawah, akhirnya jatuh," kata Poniman.
(sss/umi)











































