Jenazah TKI Ilegal Disambut Isak Tangis Keluarga
Sabtu, 12 Mei 2007 10:32 WIB
Jember - Pergi membawa mimpi, namun pulang justru dalam kantung mayat. Harapan untuk membawa kesejahteraan bagi keluarga pun pupus. Kini hanya kesedihan mendalam yang bisa dirasakan keluarga Wiwik Asmawi (45), TKI ilegal yang meninggal di Malaysia.Suasana duka dan haru tampak saat menyambut kedatangan Wiwik di rumah almarhumah di Dusun Sirakan, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Sabtu (12/5/2007). Isak tangis dari keluarga dan tetangga mewarnai kedatangan jenazah TKI Ilegal yang meninggal di Malaysia. Kesedihan tak tertahankan terlihat di wajah Toyiba (31), anak perempuan almarhumah. Awalnya Toyiba berdiam diri di dalam kamar, namun setelah mendegar ada ambulans datang dia pun bergegas lari ke ujung jalan. Baru melihat mobil putih tersebut, Toyiba langsung histeris. Tak lama tubuhnya pun ambruk, pingsan. Hal ini jelas membuat warga semakin bingung, satu sisi harus mengangkat peti jenazah dan di sisi lain Toyiba jatuh ke tanah. Namun warga kemudian menyisihkan Toyiba terlebih dahulu, sebab jalan untuk masuk ke rumah tertutup olehnya. Tak lama kemudian Toyiba siuman dan masuk ke dalam rumah. Setelah itu beberapa kerabat mencoba untuk menenangkan kembali. Sementara yang lain mencoba mengakat peti jenazah Wiwik dan kemudian membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencananya jenazah dikuburkan di pemakaman dekat rumah almarhumah.
(ndr/umi)











































