PBB: Seharusnya Menteri Ekonomi yang Diganti
Jumat, 11 Mei 2007 18:35 WIB
Jakarta - Kekecewaan mendalam masih dirasakan Partai Bintang Bulan (PBB) atas reshuffle jilid II yang dilakukan Presiden SBY. Partai yang dipelopori Yusril Ihza Mahendra ini menilai reshuffle salah sasaran."Jadi bukan karena kader PBB termasuk yang direshuffle tapi arah reshuffle itu sendiri," kata Ketua Umum DPP Partai Bintang Bulan (PBB) Hamdan Zoelva dalam diskusi mengkritisi Reshuffle jilid II di kantor DPP PBB, Jl Raya Pasar Minggu, Jumat (11/5/2007).Reshuffle jilid II ini, lanjut Hamdan, lebih banyak menggeser menteri yang terkait masalah hukum dan politik. Sementara yang menjadi masalah pokok kekurangan pemerintah SBY dalam 2,5 tahun adalah aspek ekonomi."Namun hanya satu menteri ekonomi yang direshuffle, yaitu Menneg BUMN," imbuh Hamdan.Persoalan politik, keamanan, dan hukum sebenarnya telah membaik. Wujud keberhasilannya misalnya dengan perdamaian Aceh dan koruptor yang diseret ke pengadilan. "Anehnya menteri yang direshuffle, justru pada sisi yang nampaknya cukup berhasil," tegas Hamdan.
(fiq/mar)











































