Warga Meruya Selatan Siap Perang Pakai Katapel
Jumat, 11 Mei 2007 16:19 WIB
Jakarta - Warga siap perang melawan eksekusi lahan di Meruya Selatan, Jakarta Barat, dengan menggunakan katapel. Mereka telah menyiapkan sekitar 25 katapel untuk melawan eksekusi itu."Katapel ini siap digunakan. Tolak eksekusi, ini harga mati," kata Arman Donida, warga Meruya Selatan, sambil menunjukkan katapel dengan memegangi katapel yang selalu dikalungkan di lehernya. Dia mengungkapkan hal itu saat ditemui di Posko Warga Meruya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (11/5/2007).Pria plontos yang meletakkan kacamata hitamnya di atas kepala itu, kerap terlihat bangga dengan katapelnya. "Senjata api tidak main dengan senjata tajam. Kita sih pakai mainan anak-anak saja. Tapi rasanya boleh coba nanti," cetusnya."Tinggal pilih mau kena kepala atau yang lainnya," tambah Arman.Lalu pelurunya pakai apa? Sambil mengeluarkan sebuah kelereng dari saku celannya Arman mengatakan, "Pelurunya kayak gini."Saat ditanya apakah bisa kena, dijawab Arman dengan nada bangga, "Pasti kenalah. Zaman flu burung, tanya warga di sini berapa burung dara yang kena sama saya."
(mar/sss)











































