4 Oknum TNI Diduga Lakukan Perampokan di Ciamis
Jumat, 11 Mei 2007 15:37 WIB
Bandung - Empat orang yang diduga oknum TNI terlibat aksi perampokan di Ciamis, Jawa Barat. Namun polisi baru bisa menangkap salah satu dari keempatnya.Oknum TNI yang diduga melakukan perampokan dan telah tertangkap itu berinisial A. Dia merupakan prajurit TNI AD berpangkat Pratu.Informasi mengenai perampokan yang diduga dilakukan 4 oknum TNI ini diungkapkan oleh seorang sumber di Polda Jawa Barat, Jumat (11/5/2007). Menurutnya, peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Kamis 10 Mei.Sumber tersebut menjelaskan, sekitar pukul 23.00 WIB, para pelaku mendatangi PT Mulia Rahayu di Dusun Kiara Lawang, RT 02 RW 05, Desa Karang Sawitan, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Menurut karyawan PT Mulia Rahayu, Dede Syarifudin Hidayatullah, saat dia dan temannya, Wawan, sedang tidur di lantai 2, tiba-tiba mendengar suara orang mengetuk pintu. Saat pintu dibuka, dia melihat tersangka A."Tersangka A pura-pura bertanya tentang keberadaan pemilik PT Mulia Rahayu, Asep Zaenal Arifin. A mengaku sebagai teman lama dari Majalengka," kata sumber tersebut.Dede mengatakan bahwa bosnya sedang pergi ke Kota Ciamis. Mendengar jawaban itu, A pamit keluar sebentar mengambil HP untuk mencatat nomor telepon Asep. Beberapa saat kemudian A kembali lagi. Tapi kali ini tidak sendirian, dia bersama 3 orang lainnya.Tanpa basa-basi, keempatnya kemudian menodong Dede dan Wawan. Menurut pengakuan Dede, para pelaku membawa golok dan senjata api laras panjang. Setelah melumpuhkan Dede dan Wawan, para pelaku membawa kabur sejumlah barang seperti laptop, HP dan uang Rp 600 ribu. Total kerugian diduga mencapai Rp 10 juta.Peristiwa ini segera dilaporkan polisi. Dan dalam waktu relatif singkat, polisi berhasil menangkap salah satu dari pelaku, yakni A. Kepada polisi A mengaku bahwa dirinya dan ketiga temannya adalah anggota TNI AD.Kabid Humas Polda Jawa Barat, AKBP Dede Achmad yang dikonfirmasi wartawan mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. Dede mengaku sedang berada di luar Bandung.Sementara Kapendam III Siliwangi, Letkol Bambang Siswoyo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kebenaran berita tersebut. Menurut Bambang, Kodam III Siliwangi sudah mengirimkan anggotanya ke Ciamis untuk melakukan pengecekan.
(djo/nrl)











































