Dulmatin Lagi-lagi Lolos dari Kejaran Pasukan Filipina

Dulmatin Lagi-lagi Lolos dari Kejaran Pasukan Filipina

- detikNews
Jumat, 11 Mei 2007 14:16 WIB
Zamboanga - Salah satu buron nomor wahid Asia Tenggara, Dulmatin untuk kesekian kalinya lolos dari operasi penangkapan pasukan Filipina. Tersangka utama bom Bali 2002 itu melarikan diri dari sebuah rumah persembunyian di daerah terpencil Pulau Simunul, Filipina selatan.Demikian disampaikan juru bicara militer Filipina seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (11/5/2007).Dulmatin lagi-lagi berhasil kabur dari persembunyiannya beberapa jam sebelum pasukan Filipina menyerbu lokasi itu. Di tempat tersebut, pasukan gabungan hanya menemukan empat anak yang berusia 2-9 tahun. Keempat anak tersebut diyakini sebagai anak-anak Dulmatin.Pasukan gabungan yang melakukan operasi penangkapan WNI tersebut terdiri dari polisi, marinir dan agen-agen intelijen militer.Anak-anak itu diterbangkan ke markas besar militer regional di Kota Zamboanga, Filipina Selatan. Di sana, mereka akan diserahkan kepada para pekerja sosial. Demikian dikatakan kepala militer Zamboanga, Letjen Eugenio Cedo.Dulmatin dan Umar Patek, rekannya sesama anggota gerakan radikal Jemaah Islamiyah (JI), diyakini bersembunyi di wilayah Filipina selatan bersama-sama kelompok Abu Sayyaf yang disebut-sebut terkait jaringan teroris Al Qaeda.Dulmatin dan Umar Patek dikaitkan dengan serangan bom pada Oktober 2002 di Pulau Bali yang menewaskan 202 orang, kebanyakan turis asing. Pemerintah AS telah menetapkan imbalan uang sebesar US$ 10 juta untuk penangkapan Dulmatin dan US$ 1 juta untuk Umar Patek. (ita/nrl)


Berita Terkait