Mal Sunter Point Tidak Rusak Lahan Serapan Air di Yos Sudarso
Jumat, 11 Mei 2007 12:45 WIB
Jakarta -
Pembangunan Mal Sunter Point terus berlanjut. Mal di Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, ini akan menjadi kawasan perbelanjaan melengkapi kawasan perdagangan di kawasan Kelapa Gading hingga Podomoro, Jakarta Utara.Pembangunan mal itu, menurut Kepala Bagian Administrasi Sarana Perkotaan Jakarta Utara, Yuliadi, tidak akan merusak kawasan itu sebagai tempat resapan air."Ya tidak mengganggu. Daerah sepanjang Jl Yos Sudarso memang diperuntukkan untuk kawasan komersil. Resapan air akan dialirkan ke Waduk Sunter dan Sungai Sunter," kata Yuliadi saat ditemui di kantor Walikota, Jl Yos Sudarso, Jumat (11/5/2007).Padahal, diakui oleh dirinya, saat banjir besar melanda Jakarta Februari lalu, kawasan ini termasuk parah. Sepanjang Jl Yos Sudarso tergenang banjir dari 30 cm hingga 1,5 meter. Di sisi kanan jalan, mengalir Kali Sunter. Kali ini lebih tinggi dari posisi jalan hingga hujan sebentar saja, langsung banjir."Kalau masalah itu menjadi persoalan sistem. Tapi memang Jalan Yos Sudarso sudah perlu ditinggikan. Seperti di depan Depo Pertamina Plumpang. Tapi itu tergantung ke Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kalau terus begini, tahun depan akan lebih parah (banjirnya)," kelit Yuliadi.Tanah yang akan dibangun Mal Sunter Point merupakan tanah milik TNI ADDirektorat Zeni. Lahan seluas 2,5 ha itu selama ini belum dimanfaatkan hingga proses pembangunan Sunter Point awal tahun ini. Selain Sunter Point, kawasan sepanjang Yos Sudarso terus dibangun untuk meningkatkan denyut ekonomi Jakarta Utara."Kami justru mendorong pemilik memanfaatkan lahannya. Kasihan bila tidak dimanfaatkan. Selain ekonomi, dilihat juga tidak enak. Banyak lahan di kawasan itu masih sengketa," tambah Yuliadi.
(Ari/nrl)










































