Pemesanan Tiket Pesawat Naik 2 Kali Lipat Jelang Libur Panjang

Pemesanan Tiket Pesawat Naik 2 Kali Lipat Jelang Libur Panjang

- detikNews
Jumat, 11 Mei 2007 10:05 WIB
Jakarta - Menjelang libur panjang 17-20 Mei nanti, pemesanan tiket pesawat terbang di beberapa agen perjalanan mengalami peningkatan hingga dua kali lipat. Bali masih jadi tujuan favorit."Ada peningkatan. Tapi berapa persennya belum ketahuan karena data terbaru belum masuk. Tapi merujuk pengalaman sebelumnya, biasanya kenaikannya cukup tinggi," ungkap Customer Relation Management Bayu Buana Travel Services Anton kepada detikcom, Jumat (11/5/2007).Data sementara, tiket penerbangan yang banyak dipesan antara lain Lion Air. "Soalnya murah. Adam Air masih ada, tapi kayaknya agak turun. Maskapai lain juga banyak diminati, seperti Garuda," tutur Anton.Sementara daerah tujuan domestik yang menjadi favorit pelanggan agen perjalanan yang berbasis di Jalan Ir H Juanda, Jakarta, itu adalah Bali. Sedangkan tiket luar negeri yang banyak dicari untuk perjalanan ke Singapura."Bandung juga, terutama untuk hotel-hotel, karena kita kan juga 'jualan' hotel," tutur Anton.Tingginya pemesanan tiket juga dialami Nata Tour yang berbasis di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur. Menurut Corporate Secretary Nata Tour Ainul, pemesanan tiket pesawat untuk tanggal 17-20 Mei naik dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa."Memang belum full booked tapi ada peningkatan dua kali lipat dari biasanya. Ini terjadi untuk semua maskapai penerbangan, seperti Lion, Batavia, Sriwijaya, Garuda, AdamAir," tutur Ainul.Rata-rata konsumen memesan tiket untuk tujuan domestik, dan daerah tujuan favorit adalah Bali, Surabaya dan Yogyakarta. Antusiasme konsumen tidak surut meski harga tiket sudah merangkak naik. "Ini biasa, kalau menjelang liburan panjang begitu, airlines pasti menaikkan tarif tapi masih di dalam range yang ditentukan. Jadi berapa persennya bervariasi," ujar Ainul. Soal kenaikan tiket ini juga diungkapkan Anton dari Bayu Buana. "Itu dari airlines langsung, kita tinggal mengikuti saja," kata Anton. (umi/nrl)


Berita Terkait