Kendaraan Tempur Indonesia Menarik Perhatian Undof
Kamis, 10 Mei 2007 22:34 WIB
Tibnin - Kunjungan delegasi United Nations Disangagement Observer Force (Undof) yang berada di Suriah memberikan atensi yang besar terhadap kendaraan tempur Indonesia. Indonesia yang merupakan bagian dari Unifil mengirimkan tiga kendaraan tempur. United Nations Interm Forces In Lebanon (Unifil) merupakan misi PBB di Lebanon, Undof adalah misi PBB di Suriah sedangkan United Nations Truce Supervision Organization (Untso) adalah menguasai negara Mesir, Israel dan Lebanon.Adanya kerja sama antar misi PBB sebetulnya jarang terjadi. Namun karena lokasi markas Undof, Unifil dan Untso relatif dekat, maka antar misi dapat berkoordinasi. Sebagaimana informasi yang disampaikan Mayor Irawadi, perwira penerangan dari kontingen Indonesia, kepada detikcom, Kamis (10/5/2007), delegasi Undof berjumlah 7 orang dipimpin kolonel Anderz Ostrowski. Delegasi ini berkunjung ke Unifil untuk melihat seluruh kendaraan tempur yang dimiliki oleh Unifil. Pasukan Indonesia yang merupakan bagian Unifil, mengirimkan 3 kendaraan tempur yang dimiliki kontingen Indonesia. 1 Unit VAB APC, 1 unit VAB ambulance dan 1 unit BTR menjadi perhatian dari delegasi tersebut. Fokus utama dari pertanyaan Kolonel Anderz yang berasal dari Polandia dan menjabat Chief of Staff Undof itu adalah VAB ambulance. Kendaraan VAB ambulance memang terbilang baru dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Seperti ECG, suction set, ventilator dan first aid yang cukup baik membuat VAB ambulance yang dimiliki kontingen Indonesia termasuk moderen.Kegiatan delegasi ini adalah untuk menjajaki kemungkinan dari misi PBB tersebut (Undof) untuk meminjam dan menggunakan kendaraan-kendaraan tempur tersebut. Dengan pertimbangan bahwa mendatangkan kendaraan tempur dari negara menyumbang/ TCC (Troops Contributing Countries) berdampak biaya tinggi.Berdasarkan situasi yang berkembang, akibat kemungkinan rencana penarikan pasukan Israel dari Shebaa Farm yang telah diduduki sejak tahun 2000, intensitas ketegangan akan meningkat di Lebanon dan Suriah bisa saja terjadi. Analisa dari media yang ada serta kondisi politik di Lebanon dan Suriah dapat menjadi refleksi Undof untuk lebih bersiap menghadapi segala kemungkinan. Display semua jenis kendaraan tempur yang dimiliki Unifil ini digelar pada tanggal 8 Mei 2007 di kontingen Belgia di kota Tibnin yang berjarak 50 km dari lokasi kontingen Indonesia.
(asy/nrl)











































