Voorrijder Tak Boleh Kawal Moge

Rekomendasi EKKT

Voorrijder Tak Boleh Kawal Moge

- detikNews
Kamis, 10 Mei 2007 16:56 WIB
Jakarta - Anda pengendara motor besar dan gemar konvoi bersama teman-teman pada akhir pekan? Ada peringatan keras dari pemerintah bagi Anda sekalian.Berdasar rekomendasi Timnas Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi (EKKT), pemerintah akan memperketat penggunaan voorrijder(polisi patroli pengawal). Anda tidak bisa lagi memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengawal konvoi akhir pekan seperti selama ini."Di akhir pekan sering ada konvoi dengan suara menggelegar yang dikawal voorrijder. Ini berbahaya, karena banyak yang mengikuti di belakang. Penggunaan voorrijder dikembalikan seperti dulu, hanya untuk RI-1, RI-2, tamu negera, ambulans dan pemadam kebakaran," kata Jubir EKKT, Prof. OetaryoDiran, Kamis (10/5).Hal tersebut ia sampaikan pada wartawan usai diterima Presiden SBY sore ini di Kantor Presiden, Jakarta. Rekomendasi di atas merupakan salah satu hasil kerja EKKT yang berakhir masa tugasnya pekan lalu.Menurut Prof. Diran, rekomendasi pelarangan voor rijder mengawal konvoi motor besar di atas didasarkan keluhan masyarakat. Konvoi kendaraan roda dua bersuara menggelegar tersebut dinilai sangat mengganggu kepadatan lalu lintas di jalur-jalur wisata pada akhir pekan.Selain komunitas penggemar motor besar, ketentuan ini juga ditujukan bagi pejabat di daerah atau rombongan wisata yang kerap kali memakai pengawalan voorrijder. Ironisnya justru ambulans dan mobil PMK yang lebih membutuhkan, tidak mendapat fasilitas tersebut."Mungkin ini masalah sepele. Tapi penting. Karenanya Presiden minta untuk segera diterapkan, dan ada sanksi keras bagi pelanggarannya. Nanti ini disosialisasikan ke kepolisian," tambah Prof Priyatna Abdurrasyid, anggota EKKT. (lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads