Interpelasi Soal Iran Diagendakan di Paripurna DPR 15 Mei
Kamis, 10 Mei 2007 15:23 WIB
Jakarta - Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR memutuskan untuk mengagendakan usulan hak interpelasi soal Iran di rapat paripurna DPR pada Selasa 15 Mei mendatang.Dalam rapat paripurna itu, akan diputuskan apakah memanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara langsung atau wakilnya untuk menjelaskan alasan pemerintah Indonesia mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang menjatuhkan sanksi kepada Iran agar menghentikan program pengayaaan uraniumnya."Semua fraksi setuju untuk mengagendakan dalam rapat paripurna Selasa mendatang. Dijadikan agenda utama lagi," kata Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif yang memimpin rapat Bamus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/5/2007).Menurut Zaenal, dalam rapat tertutup tersebut tidak ada perdebatan berarti, karena semua fraksi mendukung hak interpelasi tersebut. Hanya saja, usulan mengenai perlunya Presiden SBY datang sendiri saat paripurna sempat alot diperdebatkan. "Karena dalam tatib DPR bisa diwakilkan kepada pembantunya," jelasnya.Menanggapi lolosnya usulan itu, inisiator hak interpelasi Yuddy Chrisnandi merasa bersyukur karena DPR masih konsisten memperjuangkan keinginan mayoritas rakyat Indonesia.Politisi Partai Golkar ini yakin, usulan interpelasi ini akan lolos dalam rapat paripurna mendatang. "Saya bersyukur ini bisa diagendakan di paripurna. Kalau perlu presiden sendiri yang menjelaskan," katanya.
(mar/nrl)











































