Menteri Srilanka Belajar dari JK Cara Tangani Bencana & Konflik
Kamis, 10 Mei 2007 15:07 WIB
Jakarta - Pengalaman Indonesia dalam menangani bencana alam dan konflik di Aceh membuat Srilanka tertarik mempelajarinya. Untuk itu, Menteri Manajemen Bencana dan HAM Srilanka, Mahinda Samarasinghe, mendatangi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK)."Dalam dialog tadi, Wakil Presiden menjelaskan pengalamannya dalam menyelesaikan konflik di Aceh dan penanganan bencana tsunami," ungkap Mahinda usai bertemu JK di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (10/5/2007).Selain sama-sama sering mengalami bencana alam, Indonesia dan Srilanka juga berpengalaman dengan konflik separatisme. Jika Indonesia berhasil memadamkan konflik separatisme di Aceh, Srilanka belum berhasil.Konflik separatisme Macan Tamil hingga kini masih berlangsung di Srilanka. Untuk itu, Srilanka ingin belajar cara mengatasi konflik separatisme tersebut."Kami akan mengundang Wakil Presiden ke Srilanka untuk berbagi pengalamannya mengenai peranannya dalam menyelesaikan konflik di Aceh," jelas Mahinda.Sementara untuk penanganan bencana, Srilanka dan Indonesia akan menandatangani memorandum of understanding (MoU) antara Bakornas kedua negara. Jusuf Kalla juga merupakan Ketua Bakornas Penanggulangan Bencana Alam.Isi MoU mengenai sistem informasi bencana, sistem penanganan bencana, pelatihan bersama menangani bencana, early warning system, dan mitigasi bencana alam."Kita saling mempelajari sistem, karena kompleksitas situasi dan pengalaman kedua negara hampir sama," tandas Mahindas.
(aba/sss)











































